Cara Alami Mengatasi Hidung Meler pada Anak

Penyakit hidung meler adalah salah satu gejala saluran pernapasan, lebih tepatnya saluran pernapasan bagian atas. Gangguan ini merupakan tanda bahwa tubuh anak sedang melawan infeksi dari virus, bakteri, atau alergi. Biasanya hidung meler disebabkan oleh pilek yang awalnya ingus berupa cairan bening, encer, dan seperti air.

Selain hidung meler, penyakit lain yang kerap menyerang anak pada saluran pernapasan bagian atas adalah hidung mampet. Gangguan ini berupa salah satu lubang hidung terasa seperti mampet dan tidak bisa digunakan untuk bernapas. Beberapa obat hidung tersumbat yang aman untuk anak adalah larutan salin dan uap panas.

  1. Mengatasi Hidung Meler pada Anak dengan Kehangatan

Dari kedua masalah pernapasan tersebut, tentu saja obat hidung mampet dan hidung meler berbeda. Keduanya merupakan kebalikan. Untuk mengatasi hidung meler pada anak dapat dilakukan dengan meminum minuman hangat atau makanan hangat. Selain itu, menjaga ruangan tetap hangat juga perlu dilakukan.

Tujuan dari pemberian kehangatan ini adalah untuk menciptakan rasa nyaman anak sehingga proses penyembuhan dapat berlangsung lebih cepat. Hal ini penting karena kenyamanan anak adalah kunci dari kesembuhannya. Anak yang selalu rewel, takut, dan tidak nyaman akan memperlambat proses penyembuhan.

  1. Mengatasi Hidung Meler pada Anak dengan Memandikan

Selain memberikan kehangatan berupa makanan, minuman, dan suhu ruangan, Anda juga bisa memandikan anak menggunakan air hangat. Air hangat dipercaya dapat menciptakan kesegaran. Inilah yang membuat banyak terapi menggunakan air hangat. Mandi air hangat juga dapat membuat badan anak bersih dan segar sehingga dapat menyingkirkan gangguan-gangguan seperti gatal-gatal.

Mengatasi hidung meler pada anak sebenarnya tidak memerlukan obat khusus. Jika sudah melakukan perawatan di atas, dalam waktu tiga hingga tujuh hari anak akan sembuh dan kembali ke kondisi normal. Yang perlu diingat, air yang digunakan harus dalam suhu yang tepat, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Air yang dingin akan membuat tubuhnya kaget, sedangkan air yang terlalu panas dapat menyebabkan iritasi pada kulit anak.

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.